Tindak Lanjut SNMPTN Bagi Calon Mahasiswa Pencerah Bangsa
Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)
dan Mandrasah Aliyah (MA) merupakan jembatan bagi seorang peserta didik dalam
rangka melanjutkan kehidupan yang lebih baik sebagai tulang punggung bangsa.
Salah satu
institusi pencetak kader bangsa yang unggul adalah Perguruan Tinggi Negeri
(PTN) dan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) merupakan
saringan yang cukup ketat guna menghasilkan calon-calon mahasiswa yang unggul
dan berkarakter.
Melihat
kondisi kebanyakan para siswa/i di kalangan SMA/SMK/MA usai melakukan Seleksi
Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) banyak diantaranya yang bingung
namun ingin berjuang kembali untuk mnggapai asa kuliah di Perguruan Tinggi
Negeri (PTN).
Masih banyak
jalan untuk dapat kuliah di PTN yang diinginkan, diantaranya melalui Seleksi
Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), Seleksi Prestasi Akademik
Nasional di Perguruan Tinggi Agama Islam
Negeri (SPAN PTAIN), SIMAK UI dan sebagainya.
Adakalanya
faktor ekonomi bagi sebagian orang menjadi kendalaan mereka belum mengetahui
secara pasti bahwa ada banyak beasiswa yang ditawarkan oleh pemerintah atau pun
non pemerintah yaitu Bidik Misi,
Beasiswa Dompet Duafa, Beasiswa Supersemar, Beasiswa Djarum, Beasiswa
Gajah Tunggal, Habibie Centre dan sebagainya.
Di kala
Ekonomi sudah bukan penghalang ternayata bakat,minat dan kemampuan sering kali
juga menjadi faktor yang membingungkan untuk menentukan pilihan program studi
dan jurusan kuliah yang sesuai, kemudian kapasitas kesempatan manjadi penentu
juga.
Mari
kita urai masalahnya satu persatu.
A. Jalan Lain ke Perguruan Tinggi Negeri
1. SBMTPN
Seleksi
Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri atau yang dikenal dengan SBMPTN merupakan
seleksi yang dilakukan Perguruan Tinggi
Negeri secara bersama di bawah koordinasi Panitia Pusat dengan seleksi
berdasark hasil ujian tertulis yang berbentuk cetak (Paper Based Testing) atau
menggunakan komputer (computer Based Testing) atau kombinasi tertulis dan ujian
keterampilan calon mahasiswa.
Pendaftaran
SBMPTN secara online mulai dibuka pada tanggal 25 April 2016 pkl. 08.00 WIB
sampai dengan 20 Mei 2016 pkl.22.00 WIB.
2. SPAN PTAIN
Seleksi Prestasi Akademik Nasional di Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri atau SPAN
PTAIN merupakan seleksi nasional berdasarkan penjaringan akademik dengan
menggunakan nilai raport dan prestasi lain, tanpa ujian tertulis.
Untuk mengikuti SPAN PTAIN terlebih dahulu kepala sekolah
harus mendaftarkan sekolah melalui laman http://www.span.ptain.ac.id
dan mengisi data sekolah dan sis wa pada borang pendaftaran. Kemudian sekolah
mendapatkan User Id dan password untuk diberikan siswa guna melakukan
pendaftaran.
Setelah itu siswa melakukan pendaftaran dengan menggunakan
User Id dan password yang diberikan sekolah. Siswa mengisi biodata, mengunggah
foto, memilih program studi, mengunggah prestasi lain dan mengunggah prestasi
lain dan melakukan finalisasi pendaftaran. Kemudian siswa mencetak dan
menyimpan kartu pendaftaran sebagai tanda bukti peserta SPAN PTAIN. Jangan lupa
memasukan NISN ya...
Pendaftaran online dimulai tanggal 06 Mei sampai dengan 15
Juni
3. SIMAK UI
Simak-UI (Seleksi Masuk UI) adalah ujian seleksi terpadu masuk UI yang
diselenggarakan UI bagi calon mahasiswa yang ingin kuliah di UI. Ujian ini
dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia (Jakarta, Tangerang, Bekasi,
Depok, Serang, Cilegon, Bogor, Bandung, Cirebon, Jogjakarta, Surabaya,
Denpasar, Mataram, Padang, Medan, Palembang, Pekanbaru, Makassar, Balikpapan)
untuk seluruh program pendidikan yang ada di UI, mulai Program Vokasi (D3),
Sarjana Reguler, Sarjana Kelas Paralel, Profesi, Spesialis, Magister dan
Doktor. Sedangkan ujian SIMAK Sarjana Kelas Internasional dan Sarjana Ekstensi
diselenggarakan pada waktu yang berbeda.,,
SNMPTN merupakan
singkatan dari Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri merupakan salah
satu jalur masuk yang diadakan secara Nasional untuk penerimaan dilaksanakan
melalui Undangan dengan verifikasi nilai rapot, siswa yang ingin mendaftar
jalur ini harus direkomendasikan melalui sekolah asal, jika tidak anda masih
bisa mendaftar melalui mandiri meski prosesnya cukup ribet. Untuk Pendaftaran
dilaksanakan melalui situs www.snmptn.ac.id bagi
yang mendapatkan undangan akan didaftarkan oleh sekolah yang bersangkutan
sekolah berhak merekomendasikan siapa saja siswa berprestasi yang berhak
didaftarkan. Waktu pendaftaran 13 Februari -15 maret 2016.
B. Penopang Biaya Pendidikan
Kenali
Jenis-jenis beasiswa belajar di perguruan tinggi - Sebelum
berburu mencari informasi beasiswa, kita perlu mengenal jenis-jenis beasiswa
yang ada, agar kita bisa menemukan beasiswa mana yang cocok dengan karakter dan
keunggulan yang kita miliki. Sehingga, peluang untuk mendapatkannya pun akan
lebih besar.
Saat ini, banyak jenis beasiswa yang dapat ditawarkan oleh berbagai pihak, sesuai dengan rentang waktu, jumlah, dan lokasi beasiswa tersebut. Anda wajib mempelajari jenis-jenis beasiswa yang ada, termasuk syarat-syarat, kelebihan dan aturan terkait beasiswa yang diberikan, sebelum mulai mengajukan proposal untuk mengajukannya. Anda juga perlu mengetahui bahwa ada jenis beasiswa yang justru pihak pemberi beasiswa yang aktif mencari calon penerima beasiswa yang cocok sesuai dengan kriterianya. Dengan demikian, Anda bisa mulai sejak awal mempersiapkan diri menyesuaikan syarat dan kriteria yang diminta.
Saat ini, banyak jenis beasiswa yang dapat ditawarkan oleh berbagai pihak, sesuai dengan rentang waktu, jumlah, dan lokasi beasiswa tersebut. Anda wajib mempelajari jenis-jenis beasiswa yang ada, termasuk syarat-syarat, kelebihan dan aturan terkait beasiswa yang diberikan, sebelum mulai mengajukan proposal untuk mengajukannya. Anda juga perlu mengetahui bahwa ada jenis beasiswa yang justru pihak pemberi beasiswa yang aktif mencari calon penerima beasiswa yang cocok sesuai dengan kriterianya. Dengan demikian, Anda bisa mulai sejak awal mempersiapkan diri menyesuaikan syarat dan kriteria yang diminta.
Beasiswa Bidik Misi
Salah satu beasiswa 2015 ini udah populer banget. Pemerintah
nyediain beasiswa Bidik Misi buat calon mahasiswa dari keluarga yang ga mampu.
Gimana sih caranya dapet beasiswa ini?
Salah satu syaratnya, batas usia lo ga boleh lebih dari 21
tahun. Selain itu, penghasilan ortu lo maksimal 3 juta perbulan. Ini bukan
penghasilan perorangan ya, tapi udah gabungan antara bokap sama nyokap lo.
Enaknya beasiswa ini Sob, biaya masuk kampus, biaya semester,
sampe biaya hidup bakal ditanggung. Untuk biaya hidup lo bisa dapet 3,6 juta
persemester di tahun 2015.
Beasiswa Unggulan
Beasiswa Unggulan ini salah satu beasiswa 2015 yang top banget.
Kenapa bisa dibilang top? Soalnya biaya hidup, pendidikan, buku, dan penelitian
ditanggung sama pemerintah. Beasiswa ini ditanggung sama pemerintah, atau bisa
juga kerjasama pemerintah sama lembaga swasta, dll.
Emang sih persyaratannya agak berat. Biasanya, Beasiswa Unggulan
ini dikhususin buat peraih medali Olimpiade Nasional, atau calon mahasiswa
berprestasi pas masih di SMA. Beasiswa ini masih berlaku kok sampe sekarang.
Beasiswa BBM dan PPA
Kalo beasiswa 2015 satu ini, baru bisa lo dapet kalo lo udah
masuk kuliah. Buat Diploma, lo bisa ngajuin setelah semester I. Buat yang S1,
bisa ngajuin setelah semester II.
Nah, beda sama beasiswa Unggulan dan Bidik Misi, di beasiswa
ini, lo cuma dibiayai buat semesteran doang. Khusus buat PPA, lo wajib punya
IPK minimal 3,00. FYI nih Sob, tahun 2014 lalu, beasiswa ini ngasih sekitar 2,1
juta per semester.
Beasiswa ILA
ILA ini singkatan dari Indonesian Leadership Awards (ILA). Bagi
lo yang lulusan Madrasah Aliyah (MA), lo dapet kesempatan besar buat kuliah di
kampus luar negeri lewat beasiswa ILA.
Jadi, beasiswa ini disponsorin sama Kementerian Agama. Tahun
ajaran 2015/2016 ini, ILA kembali dibuka Sob. Lo yang lolos beasiswa ini bakal
dibiayai buat keperluan kuliah sampe biaya hidup di luar negeri. So, ILA ini
salah satu beasiswa 2015 yang bisa ngebantu lo.
Beasiswa BII-Maybank
Kali ini, info beasiswanya datang dari BII alias Bank
Internasional Indonesia Sob. BII bekerjasama dengan Maybank Foundation buat
ngasih beasiswa. Nah, kerennya beasiswa ini, ada 15 perguruan tinggi kece di
Indonesia, Malaysia dan Singapura yang akan jadi tujuan peserta yang lolos.
C. Trik-trik memasuki Perguruan Tinggi Negeri
1. Tentukan Pilihan
Langkah pertama adalah menentukan tujuan berikutnya. Setelah
lulus SMA/SMK/MA, maka kita akan dihadapkan pada persimpangan jalur. Kalaupun
kita memutuskan untuk melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi, kita masih
harus menentukan pilihan. Tentukan jurusan yang akan dipilih, sesuai minat dan
keinginan, namun juga memiliki prospek kerja yang bagus. Pemilihan jurusan
menjadi salah satu objek penting sebelum memasuki dunia kuliah. Banyak
mahasiswa yang menyesal karena mengaku salah pilih jurusan. Oleh karena itu
pikirkan matang-matang jurusan yang akan ditekuni. Selain itu coba perguruan
tinggi mana yang diinginkan. Beberapa faktor tentu menjadi pertimbangan,
seperti kualitas, fasilitas, banyak peminat atau jarak dengan kota asal.
2. Ukur Kemampuan Diri
Jika telah menentukan perguruan tinggi dan jurusan yang
diinginkan, cobalah untuk mengukur diri. Bandingkan kemampaun diri
masing-masing dengan kualitas pilihan kita. Jika merasa memang bisa, maka
lanjutkan. Namun ada baiknya untuk mempertimbangkan faktor lain, seperti
banyaknya peminat yang akan menjadi pesaing kita dalam pendaftaran, atau passing grade
jurusan. Jangan terlalu overconfident dengan membidik target
yang tinggi, namun juga jangan underestimate dengan diri sendiri.
3. Tetapkan Alternatif
Pilihan memang sudah ditentukan, namun jangan hanya puas dengan
satu pilihan. Kita tentu harus menyiapkan back up plan jika pilihan pertama
gagal. Alternatif pilihan ini sangat penting, karena cukup banyak mahasiswa
aktif saat ini yang mengaku diterima di pilihan keduanya, sedangkan yang
pertama gagal. Siapkan pilihan alternatif dengan jangkauan yang lebih mudah,
dan pastikan masih dalam batas minat diri masing-masing.
4. Cari Informasi
Jauh-jauh hari sebelum memasuki dunia kampus, cobalah untuk
mencari informasi sebanyak mungkin. Di zaman modern ini, tentu tidak sulit
untuk mencari informasi. Berbagai sumber info bisa diakses dengan mudah, baik
dari internet, media massa, mahasiswa/alumni atau langsung datang ke perguruan
tinggi. Jangan sampai rencana masuk universitas yang diinginkan gagal hanya
gara-gara kekurangan informasi.
5. Perbanyak Ilmu
Perbanyaklah ilmu pengetahuan, terutama seputar jurusan yang
akan dipilih. Tidak melulu harus ikut bimbingan belajar (bimbel), karena
sebenarnya itu terlalu berlebihan. Cobalah untuk banyak meluangkan waktu dengan
belajar dan membaca buku-buku.
6. Jaga Kondisi Tubuh
Sangat penting untuk menjaga kondisi tubuh kita, baik fisik
maupun mental. Memasuki masa pendaftaran kuliah, kita memang akan dipusingkan
dengan berbagai proses. Untuk itu persiapkan kondisi tubuh yang fit, serta
mental yang siap. Persiapkan untuk semua kemungkinan. Jika gagal dalam satu tes,
cobalah tes yang lain.
5.
Berdoa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar