Selasa, 10 Mei 2016

Tindak Lanjut SNMPTN Bagi Calon Mahasiswa Pencerah Bangsa
                               

Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Mandrasah Aliyah (MA) merupakan jembatan bagi seorang peserta didik dalam rangka melanjutkan kehidupan yang lebih baik sebagai tulang punggung bangsa.
            Salah satu institusi pencetak kader bangsa yang unggul adalah Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) merupakan saringan yang cukup ketat guna menghasilkan calon-calon mahasiswa yang unggul dan berkarakter.
            Melihat kondisi kebanyakan para siswa/i di kalangan SMA/SMK/MA usai melakukan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) banyak diantaranya yang bingung namun ingin berjuang kembali untuk mnggapai asa kuliah di Perguruan Tinggi Negeri (PTN).
            Masih banyak jalan untuk dapat kuliah di PTN yang diinginkan, diantaranya melalui Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), Seleksi Prestasi Akademik Nasional di  Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (SPAN PTAIN), SIMAK UI dan sebagainya.
            Adakalanya faktor ekonomi bagi sebagian orang menjadi kendalaan mereka belum mengetahui secara pasti bahwa ada banyak beasiswa yang ditawarkan oleh pemerintah atau pun non pemerintah yaitu Bidik Misi,  Beasiswa Dompet Duafa, Beasiswa Supersemar, Beasiswa Djarum, Beasiswa Gajah Tunggal, Habibie Centre dan sebagainya.
            Di kala Ekonomi sudah bukan penghalang ternayata bakat,minat dan kemampuan sering kali juga menjadi faktor yang membingungkan untuk menentukan pilihan program studi dan jurusan kuliah yang sesuai, kemudian kapasitas kesempatan manjadi penentu juga.
            Mari kita urai masalahnya satu persatu.
A.      Jalan Lain ke Perguruan Tinggi Negeri
1.      SBMTPN
Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri atau yang dikenal dengan SBMPTN merupakan seleksi yang dilakukan  Perguruan Tinggi Negeri secara bersama di bawah koordinasi Panitia Pusat dengan seleksi berdasark hasil ujian tertulis yang berbentuk cetak (Paper Based Testing) atau menggunakan komputer (computer Based Testing) atau kombinasi tertulis dan ujian keterampilan calon mahasiswa.
Pendaftaran SBMPTN secara online mulai dibuka pada tanggal 25 April 2016 pkl. 08.00 WIB sampai dengan 20 Mei 2016 pkl.22.00 WIB.

2.      SPAN PTAIN
Seleksi Prestasi Akademik Nasional di  Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri atau SPAN PTAIN merupakan seleksi nasional berdasarkan penjaringan akademik dengan menggunakan nilai raport dan prestasi lain, tanpa ujian tertulis.
Untuk mengikuti SPAN PTAIN terlebih dahulu kepala sekolah harus mendaftarkan sekolah melalui laman http://www.span.ptain.ac.id dan mengisi data sekolah dan sis wa pada borang pendaftaran. Kemudian sekolah mendapatkan User Id dan password untuk diberikan siswa guna melakukan pendaftaran.
Setelah itu siswa melakukan pendaftaran dengan menggunakan User Id dan password yang diberikan sekolah. Siswa mengisi biodata, mengunggah foto, memilih program studi, mengunggah prestasi lain dan mengunggah prestasi lain dan melakukan finalisasi pendaftaran. Kemudian siswa mencetak dan menyimpan kartu pendaftaran sebagai tanda bukti peserta SPAN PTAIN. Jangan lupa memasukan NISN ya...
Pendaftaran online dimulai tanggal 06 Mei sampai dengan 15 Juni

3.      SIMAK UI
Simak-UI (Seleksi Masuk UI) adalah ujian seleksi terpadu masuk UI yang diselenggarakan UI bagi calon mahasiswa yang ingin kuliah di UI. Ujian ini dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia (Jakarta, Tangerang, Bekasi, Depok, Serang, Cilegon, Bogor, Bandung, Cirebon, Jogjakarta, Surabaya, Denpasar, Mataram, Padang, Medan, Palembang, Pekanbaru, Makassar, Balikpapan) untuk seluruh program pendidikan yang ada di UI, mulai Program Vokasi (D3), Sarjana Reguler, Sarjana Kelas Paralel,  Profesi, Spesialis, Magister dan Doktor. Sedangkan ujian SIMAK Sarjana Kelas Internasional dan Sarjana Ekstensi diselenggarakan pada waktu yang berbeda.,,
SNMPTN merupakan singkatan dari Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri merupakan salah satu jalur masuk yang diadakan secara Nasional untuk penerimaan dilaksanakan melalui Undangan dengan verifikasi nilai rapot, siswa yang ingin mendaftar jalur ini harus direkomendasikan melalui sekolah asal, jika tidak anda masih bisa mendaftar melalui mandiri meski prosesnya cukup ribet. Untuk Pendaftaran dilaksanakan melalui situs www.snmptn.ac.id bagi yang mendapatkan undangan akan didaftarkan oleh sekolah yang bersangkutan sekolah berhak merekomendasikan siapa saja siswa berprestasi yang berhak didaftarkan. Waktu pendaftaran 13 Februari -15 maret 2016.


B.      Penopang Biaya Pendidikan
Kenali Jenis-jenis beasiswa belajar di perguruan tinggi - Sebelum berburu mencari informasi beasiswa, kita perlu mengenal jenis-jenis beasiswa yang ada, agar kita bisa menemukan beasiswa mana yang cocok dengan karakter dan keunggulan yang kita miliki. Sehingga, peluang untuk mendapatkannya pun akan lebih besar.

Saat ini, banyak jenis beasiswa yang dapat ditawarkan oleh  berbagai pihak, sesuai dengan rentang waktu, jumlah, dan lokasi beasiswa tersebut. Anda wajib mempelajari jenis-jenis beasiswa yang ada, termasuk syarat-syarat, kelebihan dan aturan terkait beasiswa yang diberikan, sebelum mulai mengajukan proposal untuk mengajukannya. Anda juga perlu mengetahui bahwa ada jenis beasiswa yang justru pihak pemberi beasiswa yang aktif mencari calon penerima beasiswa yang cocok sesuai dengan kriterianya. Dengan demikian, Anda bisa mulai sejak awal mempersiapkan diri menyesuaikan syarat dan kriteria yang diminta.

Beasiswa Bidik Misi

Salah satu beasiswa 2015 ini udah populer banget. Pemerintah nyediain beasiswa Bidik Misi buat calon mahasiswa dari keluarga yang ga mampu. Gimana sih caranya dapet beasiswa ini?
Salah satu syaratnya, batas usia lo ga boleh lebih dari 21 tahun. Selain itu, penghasilan ortu lo maksimal 3 juta perbulan. Ini bukan penghasilan perorangan ya, tapi udah gabungan antara bokap sama nyokap lo.
Enaknya beasiswa ini Sob, biaya masuk kampus, biaya semester, sampe biaya hidup bakal ditanggung. Untuk biaya hidup lo bisa dapet 3,6 juta persemester di tahun 2015.

Beasiswa Unggulan

Beasiswa Unggulan ini salah satu beasiswa 2015 yang top banget. Kenapa bisa dibilang top? Soalnya biaya hidup, pendidikan, buku, dan penelitian ditanggung sama pemerintah. Beasiswa ini ditanggung sama pemerintah, atau bisa juga kerjasama pemerintah sama lembaga swasta, dll.
Emang sih persyaratannya agak berat. Biasanya, Beasiswa Unggulan ini dikhususin buat peraih medali Olimpiade Nasional, atau calon mahasiswa berprestasi pas masih di SMA. Beasiswa ini masih berlaku kok sampe sekarang.

Beasiswa BBM dan PPA

Kalo beasiswa 2015 satu ini, baru bisa lo dapet kalo lo udah masuk kuliah. Buat Diploma, lo bisa ngajuin setelah semester I. Buat yang S1, bisa ngajuin setelah semester II.
Nah, beda sama beasiswa Unggulan dan Bidik Misi, di beasiswa ini, lo cuma dibiayai buat semesteran doang. Khusus buat PPA, lo wajib punya IPK minimal 3,00. FYI nih Sob, tahun 2014 lalu, beasiswa ini ngasih sekitar 2,1 juta per semester.

Beasiswa ILA

ILA ini singkatan dari Indonesian Leadership Awards (ILA). Bagi lo yang lulusan Madrasah Aliyah (MA), lo dapet kesempatan besar buat kuliah di kampus luar negeri lewat beasiswa ILA.
Jadi, beasiswa ini disponsorin sama Kementerian Agama. Tahun ajaran 2015/2016 ini, ILA kembali dibuka Sob. Lo yang lolos beasiswa ini bakal dibiayai buat keperluan kuliah sampe biaya hidup di luar negeri. So, ILA ini salah satu beasiswa 2015 yang bisa ngebantu lo.

Beasiswa BII-Maybank

Kali ini, info beasiswanya datang dari BII alias Bank Internasional Indonesia Sob. BII bekerjasama dengan Maybank Foundation buat ngasih beasiswa. Nah, kerennya beasiswa ini, ada 15 perguruan tinggi kece di Indonesia, Malaysia dan Singapura yang akan jadi tujuan peserta yang lolos.



C.      Trik-trik memasuki Perguruan Tinggi Negeri
  1. Tentukan Pilihan
Langkah pertama adalah menentukan tujuan berikutnya. Setelah lulus SMA/SMK/MA, maka kita akan dihadapkan pada persimpangan jalur. Kalaupun kita memutuskan untuk melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi, kita masih harus menentukan pilihan. Tentukan jurusan yang akan dipilih, sesuai minat dan keinginan, namun juga memiliki prospek kerja yang bagus. Pemilihan jurusan menjadi salah satu objek penting sebelum memasuki dunia kuliah. Banyak mahasiswa yang menyesal karena mengaku salah pilih jurusan. Oleh karena itu pikirkan matang-matang jurusan yang akan ditekuni. Selain itu coba perguruan tinggi mana yang diinginkan. Beberapa faktor tentu menjadi pertimbangan, seperti kualitas, fasilitas, banyak peminat atau jarak dengan kota asal.
2. Ukur Kemampuan Diri
Jika telah menentukan perguruan tinggi dan jurusan yang diinginkan, cobalah untuk mengukur diri. Bandingkan kemampaun diri masing-masing dengan kualitas pilihan kita. Jika merasa memang bisa, maka lanjutkan. Namun ada baiknya untuk mempertimbangkan faktor lain, seperti banyaknya peminat yang akan menjadi pesaing kita dalam pendaftaran, atau passing grade jurusan. Jangan terlalu overconfident dengan membidik target yang tinggi, namun juga jangan underestimate dengan diri sendiri.
3. Tetapkan Alternatif
Pilihan memang sudah ditentukan, namun jangan hanya puas dengan satu pilihan. Kita tentu harus menyiapkan back up plan jika pilihan pertama gagal. Alternatif pilihan ini sangat penting, karena cukup banyak mahasiswa aktif saat ini yang mengaku diterima di pilihan keduanya, sedangkan yang pertama gagal. Siapkan pilihan alternatif dengan jangkauan yang lebih mudah, dan pastikan masih dalam batas minat diri masing-masing.
4. Cari Informasi
Jauh-jauh hari sebelum memasuki dunia kampus, cobalah untuk mencari informasi sebanyak mungkin. Di zaman modern ini, tentu tidak sulit untuk mencari informasi. Berbagai sumber info bisa diakses dengan mudah, baik dari internet, media massa, mahasiswa/alumni atau langsung datang ke perguruan tinggi. Jangan sampai rencana masuk universitas yang diinginkan gagal hanya gara-gara kekurangan informasi.
5. Perbanyak Ilmu
Perbanyaklah ilmu pengetahuan, terutama seputar jurusan yang akan dipilih. Tidak melulu harus ikut bimbingan belajar (bimbel), karena sebenarnya itu terlalu berlebihan. Cobalah untuk banyak meluangkan waktu dengan belajar dan membaca buku-buku.
6. Jaga Kondisi Tubuh
Sangat penting untuk menjaga kondisi tubuh kita, baik fisik maupun mental. Memasuki masa pendaftaran kuliah, kita memang akan dipusingkan dengan berbagai proses. Untuk itu persiapkan kondisi tubuh yang fit, serta mental yang siap. Persiapkan untuk semua kemungkinan. Jika gagal dalam satu tes, cobalah tes yang lain.
5.   Berdoa





Tidak ada komentar:

Posting Komentar